Perpustakaan Sekolah SMPN Satap 2 Batukliang

Perpustakaan sekolah yang kondusif dengan menggunakan sistem komputerisasi.

In House Training

Pelatihan guna meningkatkan kualitas pelayanan pada SMPN Satu Atap 2 Batukliang.

Kepala Sekolah Beserta Dewan Guru

Pendidik dan Tenaga Kependidikan Yang Profesional Di Bidang Masing-Masing

Suasana Belajar Yang Menyenangkan

Seasana belajar yang kondusif dan menyenangkan.

Gedung Sekolah

GEdung sekolah yang asri dan nyaman akan menciptakan suasana belajar yang nyaman.

Showing posts with label kesehatan. Show all posts
Showing posts with label kesehatan. Show all posts

Wednesday, 28 December 2011

Penyebab Kerusakan Otak

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa segala bentuk aktivitas kita di dalam kehidupan ini di perintah oleh otak kita, mulai dari bergerak, melihat, menyentuh, mendengar, mengeca, berbicara, berfikir dan laini lain, semua aktivitas tersebut sangat bergantung dari perintah yang distimulasi oleh otak kita.
Bagaimana jadinya jika otak kita rusak, maka sudah dapat dipastikan bahwa semua aktivitas kita tersebut akan terganggu.
Oke, to the point saja, berdasarkan hasil analisa saya, berdasarkan baca buku, biologi dan hasil penelitian,

Ternyata otak bisa rusak karena hal-hal berikut ini..

1. Tidak Sarapan Pagi
Mereka yang tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah, yang akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi kurang.

2. Makan Terlalu Banyak
Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi, dapat berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan menurun.

3. Merokok
Zat dalam rokok yang terhisap akan mengakibatkan penyusutan otak secara cepat, serta dapat mengakibatkan penyakit Alzheimer.

4. Mengkonsumsi gula terlalu banyak
Konsumsi gula yang terlalu banyak akan menyebabkan terganggunya penyerapan protein dan nutrisi, sehingga terjadi ketidakseimbangan gizi yang akan mengganggu perkembangan otak

5. Polusi Udara
Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup udara yang berpolusi menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga dapat menurunkan efisiensi otak.

6. Kurang Tidur
Otak memerlukan tidur sebagai saat beristirahat dan memulihkan kemampuannya. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama akan mempercepat kerusakan sel-sel otak.

7. Menutup kepala saat tidur
Kebiasaan tidur dengan menutup kepala meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida dan menurunkan konsentrasi oksigen yang dapat menimbulkan efek kerusakan pada otak.

8. Menggunakan pikiran saat sakit
Bekerja terlalu keras atau memaksakan untuk menggunakan pikiran kita saat sedang sakit dapat menyebabkan berkurangnya efektifitas otak serta dapat merusak otak.

9. Kurang menstimulasi pikiran
Berpikir adalah cara yang paling tepat untuk melatih otak kita. Kurangnya stimulasi pada otak dapat menyebabkan mengkerutnya otak kita.

10. Jarang berkomunikasi
Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja otak. Berkomunikasi secara intelektual dapat memicu efisiensi otak. Jarangnya berkomunikasi akan menyebabkan kemampuan intelektual otak jadi kurang terlatih.

Yuk kita jaga otak kita biar gak cepet rusak..

Saturday, 3 September 2011

Tips dan trik meningkatkan daya ingat


Hidup di jaman serba cepat dan dinamis seperti sekarang ini menuntut kita untuk bekerja lebih keras terutama otak. Pada saat informasi penting datang secara tiba - tiba, kita menangkapnya tetapi terkadang beberapa saat kemudian langsung lupa. Maka dari itu, saya punya beberapa tips untuk membantu meningkatkan daya ingatan anda.

1. Lakukan teknik relaksasi secara teratur

Salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan ingatan Anda yaitu dengan secara sadar berusaha mengendurkan ketegangan seluruh otot tubuh sebelum mempelajari sesuatu yang baru. Menurut para peneliti dari Fakultas Kedokteran Univ Stanford, relaksasi otot dapat mengurangi kecemasan yang sering dirasakan seseorang saat berusaha mencoba mempelajari hal baru.

2. Pertahankan pola kesehatan yang bagus

Gangguan kesehatan termasuk kondisi minor sekalipun, seperti flu atau hipertensi, dapat menggangu ingatan anda. Sebuah penelitian menemukan bahwa dalam periode 25 tahun, pria menderita hipertensi kehilangan kemampuan kognitif hingga dua kali lipat dibandingkan dengan pria bertekanan darah normal. Di sisi lain, penelitian di Universitas California Selatan mengemukakan bahwa pada usia 70-an tidak akan mudah mengalami penurunan kemampuan kognitif jika mereka tetap aktif secara fisik.

3. Tantang diri Anda !

Otak memproduksi senyawa kimia neurotransmitter yang membawa pesan antar sel yang terlibat dalam ingatan dan penentuan strategi. Ketersediaan neuritransmiter tersebut termasuk senyawa kimia pembentuk ingatan asetikolin meningkat apabila otak sering digunakan untuk menyelesaikan tantangan yang menuntut penyelesaian masalah. Penelitian menunjukan bahwa tikus yang hidup dalam lingkungan menantang mempunyai dendritik yang lebih kompleks daripada tikus yang hidup di lingkungan biasa.

4. Kembangkan ketajaman indera

Sebagian besar jenius bidang ingatan mempunyai persepsi indrawi yang sensasional atau sensitif. Praktikan ketrampilan pengamatan anda dan belajarlah lebih memperhatikan dengan menggunakan seluruh indera Anda. Kurangnya konsentrasi sering menjadi akibat buruknya ingatan. Jika ingin mengingat sesuatu, berhentilah sejenak, perhatikan dan catat (secara internal maupun eksternal) apa yang ingin Anda ingat.

5. Lakukan olahraga teratur

Selain meningkatkan kekuatan fisik, olahraga teratur juga membantu fungsi ingatan anda dengan menjamin suplai oksigen darah ke otak. Olahraga juga menstimulasi pelepasan endorfin-neurotransmiter yang terkait dengan rasa senang sehingga meningkatkan keceriaan, yang menjadi pemicu penting pembelajaran ingatan. Selain itu penelitian juga menunjukan bahwa olahraga juga meningkatkan produksi Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF). Satu dari delapan faktor pertumbuhan manusia yang diperkirakan mampu meningkatkan kemampuan belajar dan perlindungan sel dari penyakit, seperti Alzheimer, parkinson, dan penyakit lou gehrig's.

6. Hindari obat penenang dan zat yang menimbulkan kantuk

Segala zat yang membius otak termasuk alcohol, benzodiazepin (biasa untuk terapi ganguan kecemasan) dan obat penenang lainmenghambat fungsi optimal daya ingat anda. Jika ingin santai, makanlah makanan berkarbohidrat tinggi yang merangsang produksi tritofan dan bertindak sebagai penenang alami.

7. Kembangkan sikap mental positif

Ganti sikap negatif atau kritik terhadap diri sendiri, seperti "Aku sudah terlalu tua untuk mengingatnya", menjadi sikap positif seperti "Ah, ini gampang, santai saja pasti aku bisa ingat kok". Periksalah keragu raguan dan hambatan mental anda. Sebagian besar perasaan tersebut biasannya muncul saat anda masih sangat muda dengan alasan yang tidak jelas.

8 Makan secukupnya, kurangi lemak dan minum banyak air

Pilihlah makanan yang rendah lemak dan kalori. Makanan yang rendah lemak dan tinggi protein adalah ayam (tanpa kulit), ikan, kerang, daging sapi muda, dan daging sapi tanpa lemak. Sumber protein nabati rendah lemak mencakup kacang polong kering dan kacang - kacangan lain, produksi susu rendah lemak, termasuk keju dan susu skim, serta makanan berbahan kedelai. Yang tak kalah penting adalah minum banyak air (ini yang selalu saya lakukan karena mudah dan paling efektif) dapat membantu pencernaan dan pernafasan, meningkatkan kapasitas pembawaan oksigen dalam darah, serta mempertahankan kesehatan sel.


DEMIKIANLAH tips untuk meningkatkan daya ingat dari saya, semoga berguna dan membantu. 8 Tips sederhana ini sudah terbukti, dan Silahkan Anda coba.

Wednesday, 24 August 2011

PTERYGIUM


Pterygium merupakan suatu pertumbuhan fibrovaskular konjungtiva yang bersifat  degeneratif dan invasif. Pertumbuhan ini biasanya terletak pada celah kelopak bagian nasal ataupun temporal konjungtiva yang meluas kedaerah kornea
PTERYGIUM
ANATOMI DAN FISIOLOGI KONJUNGTIVA DAN KORNEA

Anatomi Konjungtiva
Konjungtiva merupakan membran yang menutupi sklera dan kelopak bagian belakang. Bermacam-macam obat mata dapat diserap melalui konjungtiva ini. Konjungtiva mengandung kelenjar musin yang dihasilkan oleh sel Goblet. Musin bersifat membasahi bola mata terutama kornea.
Konjungtiva terdiri atas tiga bagian, yaitu :
Konjungtiva tarsal yang menutupi tarsus, konjungtiva tarsal sukar digerakkan dari tarsus.
Konjungtiva bulbi menutupi sklera dan mudah digerakkan dari sklera di bawahnya.
Konjungtiva forniks yang merupakan tempat peralihan konjungtiva tarsal dengan konjungtiva bulbi.
Konjungtiva bulbi dan konjungtiva forniks berhubungan sangat longgar dengan jaringan di bawahnya, sehingga bola mata mudah bergerak1.
Anatomi Kornea
Kornea (Latin Cornum = seperti tanduk) adalah selaput bening mata, bagian selaput mata yang tembus cahaya, merupakan lapis jaringan yang menutup bola mata sebelah depan dan terdiri atas lapis:
Epitel : Tebalnya 50 µm, terdiri atas 5 lapis sel epitel tidak bertanduk yang saling tumpang tindih; satu lapis sel basal, sel poligonal dan sel gepeng. Pada sel basal sering terlihat mitosis sel dan sel muda ini terdorong ke depan menjadi lapis sel sayap dan semakin maju ke depan menjadi sel gepeng, sel basal berikatan erat dengan sel basal di sampingnya dan sel poligonal di depannya melalui desmosom dan makula okluden; ikatan ini menghambat pengaliran air, elektrolit, dan glukosa yang merupakan barrier. Sel basal menghasilkan membran basal yang melekat erat kepadanya. Bila terjadi gangguan akan mengakibatkan erosi rekuren. Epitel berasal dari ektoderm permukaan.
Membran Bowman. Terletak dibawah membran basal epitel kornea yang merupakan kolagen yang tersusun tidak teratur seperti stroma dan berasal dari bagian depan stroma. Lapis ini tidak mempunyai daya regenerasi.
Stroma. Terdiri atas lamel yang merupakan susunan kolagen yang sejajar satu dengan lainnya, pada permukaan terlihat anyaman yang teratur sedang di bagian perifer serat kolagen ini bercabang; terbentuknya kembali serat kolagen memakan waktu lama yang kadang-kadang sampai 15 bulan. Keratosit  merupakan sel stroma kornea yang merupakan fibroblas terletak di antara serat kolagen stroma. Diduga keratosit membentuk bahan dasar dan serat kolagen dalam perkembangan embrio atau sesudah trauma.
Membran Descemet. Merupakan suatu lapisan tipis yang bersifat kenyal, kuat, tidak berstruktur dan bening, mempunyai tebal 40 µm; terletak di bawah stroma, lapisan ini merupakan pelindung atau barrier infeksi dan masuknya pembuluh darah.
Endotel. Berasal dari mesotelium, berlapis satu, bentuk heksagonal, besar 20-40µm. Endotel melekat pada membrane descemet melalui hemidesmosom dan zonula okluden1.
Kornea dipersarafi oleh banyak saraf sensoris terutama berasal dari saraf siliar longus, saraf nasosiliar, saraf  ke V (N.Trigeminus),saraf siliar longus berjalan suprakoroid, masuk  kedalam stroma kornea, menembus membrane Bowman melepaskan selubung schwannya. Seluruh lapis epitel dipersarafi sampai pada keua lapis terdepan tanpa ada akhir saraf. Trauma atau penyakit yang merusak endotel akan mengakibatkan sistem pompa endotel terganggu sehingga dekompensasi endotel dan terjadi edema kornea. Endotel tidak mempunyai daya regenerasi.
Kornea merupakan bagian mata yang tembus cahaya dan menutup bola mata di sebelah depan. Pembiasan sinar terkuat dilakukan oleh kornea, dimana 40 dioptri dari 50 dioptri pembiasan sinar masuk kornea dilakukan olah kornea1.
I. DEFINISI
Pterygium merupakan suatu pertumbuhan fibrovaskular konjungtiva yang bersifat  degeneratif dan invasif. Pertumbuhan ini biasanya terletak pada celah kelopak bagian nasal ataupun temporal konjungtiva yang meluas kedaerah kornea. Pterygium berbentuk segitiga dengan puncak dibagian sentral atau didaerah kornea. Pterygium mudah meradang dan bila terjadi iritasi, maka bagian pterygium akan berwarna merah. Pterygium dapat mengenai kedua mata1.
Timbulnya pterygium kadang-kadang bersamaan dengan pinguekula. Pinguekula terletak dalam fissura interpalpebral di meridian horizontal. Pinguekula sendiri merupakan suatu penonjolan berwarna putih kekuningan yang tumbuh di dekat kornea, diduga pinguekula adalah degenarasi hialin jaringan submukosa konjungtiva. Pembuluh darah tidak masuk ke dalam pinguekula akan tetapi bila meradang atau terjadi iritasi, maka disekitar bercak degenerasi ini akan terlihat pembuluh darah yang melebar.  Ukurannya bisa semakin besar, penyebabnya tidak diketahui tetapi pertumbuhannya didukung oleh pemaparan sinar matahari dan iritasi mata. Pinguekula tidak enak dilihat tetapi biasanya tidak menyebabkan masalah yang serius dan tidak perlu dibuang/diangkat 2.
II. EPIDEMIOLOGI
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa prevalensi pterygium paling tinggi terdapat di daerah khatulistiwa. Pterygium juga sering ditemukan pada laki-laki dibandingkan wanita dan umumnya mengenai orang-orang yang memiliki aktivitas di luar ruangan. Prevalensi pterygium juga meningkat dengan bertambahnya usia. Insiden pterygium paling banyak ditemukan pada usia 20-40 tahun 3,4
III. ETIOLOGI DAN FAKTOR RESIKO
Terdapat banyak perdebatan mengenai etiologi atau penyebab pterygium. Disebutkan bahwa  radiasi sinar Ultra violet B sebagai salah satu penyebabnya. Sinar UV-B merupakan sinar yang dapat menyebabkan mutasi pada gen suppressor tumor p53 pada sel-sel benih embrional di basal limbus kornea. Tanpa adanya apoptosis (program kematian sel), perubahan pertumbuhan faktor Beta akan menjadi berlebihan dan menyebabkan pengaturan berlebihan pula pada sistem kolagenase, migrasi seluler dan angiogenesis. Perubahan patologis tersebut termasuk juga degenerasi elastoid kolagen dan timbulnya jaringan fibrovesikular, seringkali disertai dengan inflamasi. Lapisan epitel dapat saja normal, menebal atau menipis dan biasanya menunjukkan displasia5.
Terdapat teori bahwa mikrotrauma oleh pasir, debu, angin, inflamasi, bahan iritan lainnya atau kekeringan juga berfungsi sebagai faktor resiko pterygium. Orang yang banyak menghabiskan waktunya dengan melakukan aktivitas di luar ruangan lebih sering mengalami pterygium dan pinguekula dibandingkan dengan orang yang melakukan aktivitas di dalam ruangan. Kelompok masyarakat yang sering terkena pterygium adalah petani, nelayan atau olahragawan (golf) dan tukang kebun. Kebanyakan timbulnya pterygium memang multifaktorial dan termasuk kemungkinan adanya keturunan (faktor herediter)5 .
Pterygium banyak terdapat di nasal daripada temporal. Penyebab dominannya pterygium terdapat di bagian nasal juga belum jelas diketahui namun kemungkinan disebabkan meningkatnya kerusakan akibat sinar ultra violet di area tersebut. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa kornea sendiri dapat bekerja seperti lensa menyamping (side-on) yang dapat memfokuskan sinar ultra violet ke area nasal tersebut.
Teori lainnya menyebutkan bahwa pterygium memiliki bentuk yang menyerupai tumor. Karakteristik ini disebabkan karena adanya kekambuhan setelah dilakukannya reseksi dan jenis terapi yang diikuti selanjutnya (radiasi, antimetabolit). Gen p53 yang merupakan penanda neoplasia dan apoptosis  ditemukan pada pterygium. Peningkatan ini merupakan kelainan pertumbuhan yang mengacu pada proliferasi sel yang tidak terkontrol daripada kelainan degeneratif5 .
IV. JENIS-JENIS PTERYGIUM
Vaskuler : pterygium tebal, merah, progresif, ditemukan pada anak muda (tumbuh cepat karena banyak pembuluh darah.
Membrannaceus : pterygium tipis seperti plastik, tidak terlalu merah, terdapat pada orang tua.
V. STADIUM PTERYGIUM
Stadium I : Belum melewati limbus
Stadium II : Sudah melewati limbus dan belum mencapai pupil
Stadium III : Sudah menutupi pupil
Stadium IV : Sudah melewati pupil
VI. GEJALA KLINIK
Pterygium dapat ditemukan dalam berbagai bentuk. Pterygium  dapat hanya terdiri atas sedikit vaskular dan tidak ada tanda-tanda pertumbuhan. Pterygium dapat aktif dengan tanda-tanda hiperemia serta dapat tumbuh dengan cepat1.
Pasien yang mengalami pterygium dapat tidak menunjukkan gejala apapun (asimptomatik). Kebanyakan gejala ditemukan saat pemeriksaan  berupa iritasi, perubahan tajam penglihatan, sensasi adanya benda asing atau fotofobia. Penurunan tajam penglihatan dapat timbul bila pterygium menyeberang axis visual atau menyebabkan meningkatnya astigmatisme. Efek lanjutnya yang disebabkan membesarnya ukuran lesi menyebabkan terjadinya diplopia yang biasanya timbul pada sisi lateral. Efek ini akan timbul lebih sering pada lesi-lesi rekuren (kambuhan) dengan pembentukan jaringan parut6.
Pterygium memiliki tiga bagian :
Bagian kepala atau cap, biasanya datar, terdiri atas zona abu-abu pada kornea yang kebanyakan terdiri atas fibroblast. Area ini menginvasi dan menghancurkan lapisan Bowman pada kornea. Garis zat besi (iron line/Stocker’s line) dapat dilihat pada bagian anterior kepala. Area ini juga merupakan area kornea yang kering.
Bagain whitish. Terletak langsung setelah cap. Merupakan sebuah lapisan vesikuler tipis yang menginvasi kornea seperti halnya kepala.
Bagian badan atau ekor. Merupakan bagian yang mobile (dapat bergerak), lembut, merupakan area vesikuler pada konjungtiva bulbi dan merupakan area paling ujung. Badan ini menjadi tanda khas yang paling penting untuk dilakukannya koreksi pembedahan5.
VII. HISTOLOGIS
Secara histologis, pterygium menujukkan perubahan yang sama dengan pinguekula. Epitel dapat saja normal, akantotik, hiperkeratosis atau bahkan  displasia. Pemeriksaan sitologi pada permukaan sel pterygium terlihat abnormal dan  menunjukkan peningkatan densitas sel goblet dengan metaplasia squamosa juga menunjukkan adanya permukaan sitologi yang abnormal pada area lain di konjungtiva bulbi pada area tanpa adanya pterygium8. Substansia propria menunjukkan degenerasi elastotik jaringan kolagen seperti yang dilaporkan oleh Austin dkk2 seperti elastodisplasia dan elastodistropi. Kolagen selanjutnya menghasilkan maturasi dan degenarasi abnormal. Sumber serat atau fiber kemungkinan berasal dari fibroblast yang mengalami degenerasi.
VIII. DIAGNOSIS BANDING
Diagnosis banding pterygium adalah. Pseudopterygium merupakan perlekatan konjungtiva dengan kornea yang cacat. Sering pseudopterygium ini terjadi pada proses penyembuhan tukak kornea, sehingga konjungtiva menutupi kornea6. Pseudopterygium juga sering dilaporkan sebagai dampak sekunder penyakit peradangan pada kornea. Pseudopterygium dapat ditemukan di bagian apapun pada kornea dan biasanya berbentuk obliq. Sedangkan pterygium ditemukan secara horizontal pada posisi jam 3 atau jam 91.
IX. TERAPI
Terapi Konservatif
Terdapat beberapa terapi untuk pterygium. Secara umum pterygium primer diterapi secara konservatif dan hal ini merupakan rekomendasi pertama pada kebanyakan orang. Air mata buatan  dapat membuat perasaan nyaman pada penderita dan menyingkirkan adanya sensasi adanya benda asing pada mata. Biasanya proses inflamasi pada lesi menjadi berkurang, pada kasus ini pemberian dekongestan optik ringan  atau yang lebih jarang, obat anti inflamasi juga dapat diresepkan oleh dokter.
Pterygium  atrofik yang berukuran kecil dapat diobservasi secara teratur. Cairan pelumas dapat digunakan untuk mengatasi iritasi. Pterygium aktif dapat diterapi awal dengan vasokonstriktor, obat-obat anti inflamasi non steroid atau tetes mata steroid. Semua hal ini dapat digunakan sebagai terapi tunggal atau sebelum dilakukan eksisi bedah.
Terapi Bedah
Pembedahan merupakan tindakan terbaik untuk mengatasi pterygium ataupun pinguekula, namun hasilnya seringkali mengecewakan. Bahkan dengan tehnik modern ini, angka kekambuhan cukup tinggi, yaitu antara 50-60%. Pembedahan tidak direkomendasikan selama pterygium ataupun pinguekula tidak terlalu menimbulkan masalah berat bagi penderita.
Tiga tipe masalah yang merupakan indikasi dilakukannya pembedahan segera :
Tajam penglihatan terganggu. Hal ini dikarenakan pterygium berukuran cukup besar sehingga mengenai zona penglihatan di bagian  tengah kornea. Pembedahan dapat digunakan untuk menjernihkan media penglihatan dan membatasi astigmatisma yang cepat dan irregular.
Pterygium (kadang pinguekula) sangat mengganggu secara kosmetik. Pembedahan biasanya dapat mengurangi ukuran pterygium, namun eliminasi secara menyeluruh kadang sulit dilakukan.
Baik pterygium maupun pinguekula menyebabkan perasaan yang sangat tidak nyaman karena adanya kekeringan atau sensasi adanya benda asing yang kronik. Pembedahan biasanya dapat meningkatkan rasa nyaman, namun gejala iritasi juga dapat muncul.
Cara operasi terbagi tiga :
1.Bar sklera : sklera dibiarkan terbuka.
2.Eksterpasi pterigium : Pterigium digunting, kemudian dijahit kebawah konjungtiva.
3.Operasi plastik : ditutup oleh mukosa mulut.
Indikasi Operasi McReynold
1. Pterigium telah memasuki kornea lebih dari 4 mm.
2. Pertumbuhan yang progresif, terutama pterigium jenis vascular.
3. Mata terasa mengganjal.
4. Visus menurun, terus berair.
5. Mata merah sekali.
6. Telah masuk daerah pupil atau melewati limbus.
7. Alasan kosmetik.
Tehnik pembedahan dengan menggunakan tandur atau graft sklera :
Pembedahan ini dilakukan di bawah anastesi lokal sehingga pasien tidak akan merasakan sakit.
Dalam pembedahan, pterygium dipindahkan dan bagian kecil konjungtiva yang berupa kulit tipis transparan yang menutupi bagian putih pada mata diletakkan ke tempat tersebut dari kelopak mata bagian bawah. Operasi hanya berlangsung selama setengah jam10.
Setelah pembedahan, seringkali pasien mengalami nyeri mata selama beberapa minggu sehingga diperlukan pemberian tetes mata topikal selama beberapa hari. Pada awal fase nyeri ini, biasanya mata juga mengalami sedikit pembengkakan dan memerah10.
X. KEKAMBUHAN SETELAH DILAKUKANNYA EKSISI BEDAH
Pterygium dapat mengalami kekambuhan walaupun telah dilakukan pembedahan. Kambuhnya pterygium setelah dilakukan pembedahan telah lama menjadi masalah tersendiri bagi para ahli bedah walaupun tehnik yang digunakan termasuk baru. Autograf konjungtiva pada sel benih limbus adalah tehnik pembedahan yang paling banyak digunakan saat ini untuk mengatasi adanya kekambuhan pterygium, namun seringkali tehnik ini saja tidak cukup untuk mengatasi seringnya kekambuhan setelah dilakukannya pembedahan10. Salah satu cara yang paling banyak direkomendasikan adalah dengan tehnik intraoperatif dengan menggunakan Mitomycin C.
Mitomycin C, adalah antimetabolit yang telah digunakan selama bertahun-tahun sebagai pengobatan glaukoma. Ternyata bahan ini juga dapat mengatasi pterygium yang kambuh setelah pembedahan.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Frucht-Pery dkk (1999) dilakukan untuk mengetahui efektifitas pemberian  Mitomycin C secara intraoperatif dalam pembedahan pterygium. Metode penlitian : Efektifitas pemberian Mitomycin C secara intraoperatif dan kekambuhan post-operatif dinilai pada 17 pasien dengan dua pasien diantaranya mengalami kekambuhan pterygium. Para peneliti menggunakan tehnik bar-sclera dan meletakkan spons steril yang dicelupkan ke dalam larutan Mitomycin C 0,02% intraoperatif dalam ruangan episklera selama 3 menit. Kelompok kontrol (15 pasien) hanya menjalani eksisi bedah saja. Pasien kemudian dimonitor selama 21 sampai 30 bulan. Hasil penelitian adalah peterygium menglami kekambuhan pada satu (5,9%) dari 17 pasien dalam kelompok pertama dan sebanyak 6 pasien (40%) juga mengalami kekambuhan pada kelompok kontrol. Analisis statistik dengan menggunakan test Fisher menunjukkan adanya pengurangan angka kekambuhan yang signifikan (p=0,027) pada kelompok yang diberikan Mitomycin C  intraopertif. Tidak terdapat komplikasi atau efek samping selama periode follow-up. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Mitomycin C dapat diberikan secara intraoperatif dan merupakan tehnik yang efektif untuk meningkatkan angka keberhasilan eksisi bedah pada pterygium 10.
Tehnik intraoperatif dengan Mitomycin C :
Tehnik ini dimulai dengan melakukan tindakan bedah konvensional.
Kemudian sebuah spons yang dicelupkan dalam larutan (solution) Mitomycin C kemudian diletakkan di bawah flap konjungtiva dan di belakang limbus.
Selanjutnya 0,1 cc dari 0.4 mg/mL (0.04%) Mytomitocin C diaplikasikan pada ruangan subkonjungtiva  selama 3 menit.
Langkah selanjutnya adalah  dengan membasuh sklera selama kurang lebih 5 menit dengan menggunakan larutan fisiologis. Dengan dosis  Mitomycin-C yang tepat, persentase kekambuhan pterygium menjadi semakin rendah dan komplikasi terhadap penglihatan tidak ditemukan11.

Wednesday, 3 August 2011

Aneka makanan yang mencerdaskan otak

Makanan yang dijuluki “Brain Food” ini diyakini dapat merangsang pertumbuhan sel-sel otak,memperbaiki fungsinya, meningkatkan daya ingat dan konsentrasi berpikir anak-anak

1. Salmon
Ikan berlemak seperti salmon merupakan sumber terbaik asam lemak omega-3 – DHA and EPA – yang keduanya penting bagi pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Riset terbaru juga menunjukkan bahwa orang yang memperoleh asupan asam lemak lebih banyak memiliki pikiran lebih tajam dan mencatat hasil memuaskan dalam uji kemampuan. Menurut para ahli walaupun tuna mengandung asam omega-3, namun ikan ini tidaklah sekaya salmon.


2. Telur
Telur dikenal sebagai sumber penting protein yang relatif murah dan harganya cukup terjangkau. Bagian kuning telur ternyata padat akan kandungan kolin, suatu zat yang dapat membantu perkembangan memori atau daya ingat.


3. Selai kacang
“Kacang tanah (peanut) dan selai kacang merupakan salah satu sumber vitamin E. Vitamin ini merupakan antioksidan yang dapat melindungi membran-membran sel saraf. Bersama thiamin, vitamin E membantu otak dan sistem saraf dalam penggunaan glukosa untuk kebutuhan energi.


4. Gandum murni
Otak membutuhkan suplai atau sediaan glukosa dari tubuh yang sifatnya konstan. Gandum murni memiliki kemampuan untuk mendukung kebutuhan tersebut. Serat yang terkandung dalam gandum murni dapat membantu mengatur pelepasan glukosa dalam tubuh. Gandum juga mengandung vitamin B yang berfungsi memelihara kesehatan sistem saraf.


5. Oat/Oatmeal
Oat merupakan salah satu jenis sereal paling populer di kalangan anak-anak dan kaya akan nutrisi penting bagi otak. Oat dapat menyediakan energi atau bahan bakar untuk otak yang sangat dibutuhkan anak-anak mengawali aktivitasnya di pagi hari. Kaya akan kandungan serat, oat akan menjaga otak anak terpenuhi kebutuhannya di sepanjang pagi. Oat juga merupakan sumber vitamin E, vitamin B, potassium dan seng — yang membuat tubuh dan fungsi otak berfungsi pada kapasitas penuh.


6. Berry
Strawberry, Cherry, Blueberry dan Blackberry (bukan hape!). Secara umum, semakin kuat warnanya, semakin banyak nutritisi yang di kandungnya. Berry mengandung antioksidan kadar tinggi, khususnya vitamin C, yang berfaedah mencegah kanker. Beberapa riset menunjukkan mereka yang mendapatkan ekstrak blueberry dan strawberry mengalami perbaikan dalam fungsi daya ingatnya. Biji dari buah berry ini juga ternyata kaya akan asam lemak omega-3.


7. Kacang-kacangan
Kacang adalah makanan spesial sebab makanan ini memiliki energi yang berasal dari protein serta karbohidrat kompleks. Selain itu, kacang kaya akan kandungan serat, vitamin dan mineral. Kacang juga makanan yang baik untuk otak karena mereka dapat mempertahankan energi dan kemampuan berpikir anak-anak pada puncaknya di sore hari jika dikonsumsi saat makan siang. Menurut hasil penelitian, kacang merah dan kacang pinto mengandung lebih banyak asal lemak omega 3 daripada jenis kacang lainnya — khususnya ALA – jenis asal omega-3 yang penting bagi pertumbuhan dan fungsi otak .


8. Sayuran berwarna
Tomat, ubi jalar merah, labu, wortel, bayam adalah sayuran yang kaya nutrisi dan sumber antioksidan yang akan membuat sel-sel otak kuat dan sehat.


9. Susu dan Yogurt
Makanan yang berasal dari produk susu mengandung protein dan vitamin B tinggi. Dua jenis nutrisi ini penting bagi pertumbuhan jaringan otak, neurotransmitter dan enzim. Susu dan yogurt juga bisa membuat perut kenyang karena kandungan protein dan karbohidratnya sekaligus menjadi sumber energi bagi otak. Penelitian terbaru mengindikasikan bahwa anak-anak dan remaja membutuhkan lebih banyak vitamin D bahkan 10 kali dari dosis yang direkomendasikan. Vitamin D adalah vitamin yang juga penting bagi sistem saraf otot dan siklus hidup sel-sel manusia secara keseluruhan.


10. Daging sapi tanpa lemak
Zat besi adalah jenis mineral esensial yang akan membantu anak-anak tetap berenergi dan berkonsentrasi di sekolah. Daging sapi tanpa lemak adalah salah atu sumber makanan yang mengandung banyak zat besi. Dengan hanya mengonsumsi 1 ons per hari, maka tubuh Anda akan terbantu dalam penyerapan zat besi dari sumber lainnya. Daging sapi juga mengandung mineral seng yang dapat membantu memelihara daya ingat.Khsusus bagi yang vegetarian, Anda dapat memanfaatkan kacang hitam dan burger kedelai sebagai pilihan. Kacang-kacangan adalah adalah sumber penting zat besi non-hewani — tipe zat besi yang membutuhkan vitamin C untuk di serap oleh tubuh. Mengonsumsi tomat, jus jeruk, strawberry dan kacang-kacangan juga dapat dipilih sebagai upaya mencukupi kebutuhan zat besi. Selain makanan, agar cerdas ya jelas kita harus banyak olahraga biar stamina kita tetap terjaga dan istirahat yang cukup.

Tuesday, 2 August 2011

Ingatan Kamu Lelet? yang ini patut dicoba...

Beberapa tips untuk memperkuat memori otak:

1. Latihlah mental, misalnya dengan menggunakan teknik puzzle dan teka-teki.
2. Latihan fisik (olahraga) tiga kali seminggu. Joging atau lari-lari kecil merupakan olahraga efektif untuk otak.
3. Utamakan ikan, daging unggas tanpa kulit, dan daging tidak berlemak. Batasi kuning telur, daging berlemak, dan makanan yang digoreng.
4. Diet rendah kalori. Gunakah karbohidrat yang terdapat dalam sereal, gandung, sayuran, dan buah-buahan.
5. Minumlah teh atau kopi paling tidak secangkir sehari.
6. Gunakan multivitamin sesuai petunjuk dokter, dan pakailah suplemen yang memacu kinerja otak.
7. Biasakah rileks dan hindari stres.
8. Dengarkan musik berirama barok atau klasik.
9. Jalankan ibadah secara khusyuk.

Selamat mencoba!!!

Sering Lupa? ini solusinya...

“Kamu tidak ingat apa pun!”.
Pernahkah Anda mendengar teguran tersebut dari seseorang karena Anda selalu tidak ingat apa yang dia titipkan? Jika iya, dan bahkan berulang kali maka anda termasuk ke dalam golongan orang yang memiliki ingatan yang buruk. Hal ini fatal akibatnya jika Anda terus-menerus pelupa. Padahal ingatan Anda sangat diperlukan bagi hidup Anda. Misalnya, seorang siswa harus mengingat rumus-rumus di saat mengerjakan ujian matematika.
Ada 27 cara untuk memperkuat daya ingat Anda, antara lain :

  • Mintalah pikiran Anda untuk mengingat apa yang ingin Anda ingat.

  • Simpan berkas, beri indeks dan rekam dengan baik di tempat yang baik pula.

  • Jangan bingung jika Anda sedang melupakan sesuatu.

  • Mintalah bantuan kepada pikiran bawah sadar.

  • Berikan konteks dan latar belakang fakta dalam pikiran.

  • Ubahlah fakta yang ada ke dalam format yang Anda miliki.

  • Pahami suatu hal secara menyeluruh maka Anda akan mudah ingat.

  • Hindari kerumitan informasi dengan membaginya menjadi komponen-komponen kecil.

  • Buatlah skema pikiran-pikiran Anda.

  • Yakini bahwa Anda bisa dan mampu untuk mengingat.

  • Tetapkan hati untuk meningkatkan daya ingat Anda dan mulailah mengerjakan sesuatu dengan benar saat ini.

  • Buanglah rasa rendah diri akan ingatan Anda. Ingatlah bahwa Anda tidak berpikir sendirian dan bahwa orang lain juga memiliki masalah ingatan.

  • Yakinlah dan jangan ragu-ragu dalam mengingat.

  • Segera cari tahu apa yang membuat ingatan anda bermasalah dan pecahkan masalah Anda.

  • Disiplinkan pikiran kita agar tidak mudah kacau.

  • Pahami bahwa kapasitas pikiran Anda tidak terbatas.

  • Hubungkan informasi-informasi Anda dengan cara membuat cerita-cerita pendek.

  • Hubungkan informasi anda dengan benda-benda yang familiar dan mudah diingat.

  • Hubungkan informasi benda dengan bunyi-bilangan contoh angka 1 untuk sepatu, 2 untuk gua dsb.

  • Hubungkan informasi dengan bentuk benda lain. Misalnya tiang bendera mirip angka 1, bebek mirip angka 2 dsb.

  • Hubungkan benda-benda dengan bunyi abjad.

  • Hubungkan informasi dengan gabungan bentuk huruf dan angka.

  • Hubungkan benda dengan jumlah himpunannya.

  • Cocokkan dan kenali ciri khusus dari nama dan wajah seseorang.

  • Jika ingin mengingat angka, carilah arti dari angka-angka tersebut.

  • Ketahui kombinasi sebesar-besarnya dari bilangan dan asosiasikan angka-angka tersebut dengan kata-kata.

  • Sampaikan informasi yang Anda ketahui pada orang lain melalui berbicara dan berpidato.

  • Sunday, 31 July 2011

    tidur dulu ah... katanya dapat meningkatkan daya ingat lho???

    ngantukkkk ya lawannya Tiduuuur...
    “Tidur adalah melakukan sesuatu yang menurut saya jauh lebih menarik, yaitu melakukan pengorganisasian ulang dan restrukturisasi memori.” Sebagai manusia, kita menghabiskan sekitar sepertiga hidup kita untuk tidur. Jadi harus ada poin untuk hal itu, bukan?
    Para ilmuwan telah menemukan bahwa tidur membantu mengkonsolidasikan daya ingat, memperbaikinya di otak  sehingga kita dapat memanfaatkannya nanti.
    Saat ini, penelitian terbaru menunjukkan bahwa tidur juga tampaknya mengorganisasi ulang daya ingat , memilih rincian emosional dan mengkonfigurasi ulang daya ingat untuk membantu Anda menghasilkan ide-ide baru dan kreatif, demikian menurut penulis artikel di Current Directions in Psychological Science, sebuah jurnal Association for Psychological Science.
    Tidur membuat daya ingat menjadi lebih kuat,” kata Jessica D. Payne dari Universitas Notre Dame, yang menulis penelaahannya dengan Elizabeth A. Kensinger dari Boston College. “Tidur juga tampaknya melakukan sesuatu yang menurut saya jauh lebih menarik, yaitu melakukan pengorganisasian ulang dan restrukturisasi daya ingat.”
    Payne beserta Kensinger mempelajari apa yang terjadi pada daya ingat kita selama tidur, dan mereka menemukan bahwa seseorang cenderung untuk bertahan pada bagian daya ingat yang paling emosional. Misalnya, jika seseorang ditunjukkan adegan dengan objek emosional, seperti mobil rusak, pada latar depan, mereka lebih mungkin untuk mengingat objek emosional daripada, katakanlah,  pohon-pohon palem pada latar belakangnya,  terutama jika ini diuji setelah tidur malam.
    Mereka juga mengukur aktivitas otak selama tidur dan menemukan bahwa daerah otak terlibat dengan konsolidasi emosi dan daya ingat yang aktif.
    “Dalam masyarakat kita yang serba cepat,  salah satu hal pertama yang diabaikan adalah tidur kita,” kata Payne. “Saya rasa itu didasarkan pada kesalahpahaman yang mendalam bahwa otak tidur tidak melakukan apa-apa.” Otak adalah sibuk.  Tidur bukan hanya mengkonsolidasikan daya ingat, tapi juga mengorganisir mereka dan memilih informasi yang paling menonjol.   Dia menduga bahwa tidur pun memungkinkan orang untuk menghadirkan kreativitas dan ide-ide baru.
    Payne telah melakukan penelitian terhadap pokok masalahnya. “Saya memberi diriku kesempatan tidur selama delapan jam setiap malam. Saya tidak pernah menggunakannya untuk melakukan itu – sampai akhirnya saya melihat data saya,” katanya.
    Orang-orang yang mementingkan kesibukan dan meremehkan tidur sama saja dengan mengorbankan kemampuan berpikir otak mereka. “Kita bisa bekerja dengan mengurangi tidur, tetapi tidur memiliki efek mendalam pada kemampuan kognitif kita.”